Lakukan Perlawanan, Suardi DPO Narkoba Tewas Tertembak

  • Whatsapp

BANTAENG, PETIRNEWS.ID – Terkait DPO kasus narkoba, november 2018, Suardi alias Cuddin tewas tertembak, lantaran melakukan perlawanan terhadap petugas, saat melakukan penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kasat narkoba polres Bantaeng.

Kasat Narkoba Polres Bantaeng, AKP Ingga Bali memimpin penggerebekan itu di kampung Balla Borong Desa Bajiminasa Kec. Gantarang Keke Kab. Bantaeng Sulsel, Kamis sore, 16 Januari 2920.

Dimana pada saat itu, Kedurivan Heryanto tertangkap, suardi alias cudding melakukan perlawanan terhadap anggota, sehingga terpaksa dilakukan upaya tindak tegas terukur, dan tersangka dinyatakan meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri dalam keterangan persnya Kamis malam, 16 Januari 2020.

Kita sudah lakukan menyerahkan keluarga
Barang bukti yang ditemukan di rumah tersangka, berupa paket narkoba jenis shabu 9 paket, dan beberapa jenis hp, uang tunai, gunting, bong.

Lanjut Kapolres menjelaskan, bahwa saat penggerebekan yang lakukan oleh satuan Serse Sat Narkoba sekitar pukul 15:30 wita, Suardi sebagai tersangka DPO Narkoba itu, menghunus sebilah senjata tajam berupa badik yang digunakan untuk menyerang petugas.

Sehingga Kasat narkoba sendiri yang melumpuhkan tersangka, dan dua tersangka lainnya, lolos kabur membawa barang bukti sebanyak 50 gram shabu.

Selanjutnya Kasat Narkoba Polres Bantaeng, AKP Ingga Bali menyebutkan, bahwa terkait penggerebekan terhadap Muh. Suardi itu dilakukan sejak tahun 2018. Namun pengedar narkoba kelas kakap itu, selalu berhasil lolos dari kejaran petugas.

“Berdasarkan barang bukti yang ditemukan Narkoba jenis shabu seberat 15 gram, maka pemakai yang kini berhasil dibekuk bakal dipersangkakan dengan pasal 112 ayat 1 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara”. Jelasnya.

(Supriadi awing).

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *