Kepergok Timbun BBM Premium, Pelaku Seret Nama Oknum Polisi

  • Whatsapp

TAKALAR, PETIRNEWS.ID–Sosok pelaku dugaan penimbunan BBM Premium menyeret nama oknum anggota Polri saat dipergoki oleh rekan Media saat sedang menyedok premium dari tangki mobilnya ke cergen 20 liter, di dalam pasar sentral pattallassang Kab. Takalar Sulsel.

Kepergok Timbun BBM Premium, Pelaku Seret Nama Oknum PolisiKasus itu diketahui berawal dari laporan warga kepada Wartawan tentang adanya praktek penimbunan BBM oleh sebuah mobil Pick up Susuki cery Putura warna putih dengan nomor plat DD 8639 CE di kawasan pasar sentral, Kec. Pattallassang, kota Takalar.

Dalam penelusuran laporan warga tersebut, ternyata benar. Sekitar pukul 20 wita pada malam Jum’at 28/5/2020 rekan wartawan menemukan mobil pick up bernomor plat DD 8639 CE sedang memakir sembunyi di tempat gelap di dalam Loss pasar dengan pintu terbuka sedang menyedot bahan bakar premium dari dalam tangki mobil ke Jerigen berkapasitas dua puluh liter sebanyak delapan buah jerigen.

Setelah awak media menghampiri mobil untuk mengambil gambar sebagai dokumentasi berupa foto dan video, ketiga anak di bawah umur ketakutan lompat keatas mobil menghubungi Bosnya lewat via pohnselnya ternyata hp yang dihubunginya berada di atas mobil,

Berselan itu awak media langsung mempertanyakan kepada anak yang membawa mobil ironisnya lagi Saldi yang berperan sebagai Sopir masih di bawah umur, mengakui sudah sering melakukan hal yang sama yaitu mengisi BBM jenis Premium ke dalam tangki mobilnya kemudian menyedot kembali ke cerigen setelah itu kembali lagi ke SPBU mengisi.

Menurut pengakuan Saldi, bahwa dia setiap hari melakukan minimal lima kali sehari pengakuannya praktik ini sudah tiga bulan dilakukan dan mengakui akan di jual ke daerah pesisir di kabupaten Jeneponto.

Hasna sebagai penanggung jawab/pemilik mobil saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan dia memiliki izin Pertamini serta sontak menyebut nama Oknum polisi Anggota Polres Takalar yang berinisial Kms bertugas di satuan Lantas Polres Takalar.

menurut Hasnah oknum polisi tersebut sudah lama mengetahui kegiatannya sebagai pengusaha BBM ada kemungkinan oknum polisi yang disebutkan hasnah tersebut adalah dijadikanya bekin untuk melancarkan usaha ilegalnya.

Warga penjual kaki lima yang tidak jauh dari mobil parkir yang sedang menyedot BBM nya keluar kecirigen di pasar sentral menyampaikan ke awak media bahwa mobil pik up nomor plat DD 8639 CE sudah lama melakukan praktek penimbunan BBM di katakan warga setempat bahwa mobil tersebut sudah berkali-kali di tangkap polisi tapi dilepaskan juga dan tetap kembali melakukan aksi usaha ilegalnya. Ucap warga setempat.

Sementara oknum polisi inisial Kms di temui di tempat tugasnya di pos lantas 29/5/2020 mengakui kalau Itu adalah keluarganya serta diketahui kalau keluarganya yang menyebutkan namanya itu mempunyai usaha pom mini di depan rumahnya. Lalu kembali Kms bertanya kepada wartawan apanya yang dipersoalkan apa yang mereka langgar, awak media menjawab bukan soal pelanggaran tapi apa hubungannya Bapak disebut namanya oleh Hasnah selaku pelaku penimbunan
BBM itu.

Sekaitan dengan itu, Kapolres Takalar dimint, agar mengusut anggotanya yang diduga membekingi penyalahgunaan yang diduga penimbunan BBM jenis premium bersubsidi dimaksud.

(TIM).

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *