Pihak Pabrik Gula Diduga Ingin Keruk Keuntungan Besar, Mobil Truk Angkutan Tebu Lalu-lalang Tanpa Izin

  • Whatsapp

TAKALAR, PETIRNEWS.ID | Ratusan unit kendaraan angkutan tebu Pabrik Gula Takalar tahun ini sampai pada 10/09 atau musim giling hampir usai, namun dicurigai tak satupun yang memiliki izin, padahal setiap hari lalu lalang di atas jalan poros Kabupaten Takalar dengan kapasitas angkutan berat yang berbeda-beda namun hingga sampai 20 ton.

Oleh karena itu disisi lain berpendapat, bahwa pihak Pabrik Gula seharusnya bisa mematuhi ketentuan Dinas Perhubungan, demi mengantisipasi kerusakan jalanan.

Namun oleh sumber berpendapat dan menyebutkan, bahwa pihak Pabrik Gula Takalar diduga sengaja menghindari menggunakan izin, demi mengeruk keuntungan besar.

Kenapa tidak, jika dihitung-hitung retribusi angkutan tebu yang disetor para kontraktor kepada Kepala Tebang Angkut kata sumber, hampir mencapai angka Milyaran rupiah.

Oleh karena itu Pabrik Gula Takalar yang dikendalikan Ir. Yusran Muhsin, mendapat sorotan dari banyak pihak.

Kepala tebangan angkutan tebu Pabrik Gula Takalar, Ir. Andi Asdar yang di hubungi lewat via ponselnya 10/09 mengaku mobil amgkutan tebu belum memiliki izin baru, izin yang digunakan masih izin lama 2 tahun lalu, namun untuk lebih jelasnya kata dia, kepada wartawan media ini agar menghubungi atas nama Basri.

Hamzar Siriwa

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *